Dicuri di Amerika Nyasar ke Indonesia | Brianna dan Bottomwise by Andrea Hirata | Book Review

 


"Gitar ini membunyikan kepedihan, kerinduan, dan harapanku."

Brianna dan Bottomwise adalah novel karya Andrea Hirata yang berkisah tentang perjalanan sebuah gitar vintage dan berbagai kehidupan yang disentuhnya sepanjang perjalanan. Ceritanya dimulai dengan hilangnya gitar berharga John Musiciante, seorang gitaris rock legendaris. Gitar ini memiliki sejarah dan nilai sentimental dengan tanda tangan dari seorang legenda rock, namun tiba-tiba hilang dicuri oleh kawanan pencuri.

Investigasi untuk menemukan gitar yang hilang dilakukan oleh dua orang karakter, yaitu Brianna dan Bottomwise. Mereka berkelana ke berbagai tempat dan negara untuk menelusuri jejak gitar tersebut.

Ketika gitar bergerak melewati berbagai tangan dan pengalaman yang beragam, ia bertemu dengan berbagai karakter dengan latar belakang berbeda-beda. Dari Ameru, yang mendapat gitar dari kakaknya, hingga Alma, seorang anak perempuan berbakat namun miskin, dan bahkan Sadman, yang bercita-cita memimpin orkestra meski tidak punya bakat musik. Gitar ini mengalami penganiayaan, pengabaian, dan bahkan dijual dengan harga murah, meskipun berstatus legendaris.

(Brianna dan Bottomwise is a novel by Andrea Hirata that revolves around the journey of a vintage guitar and the lives it touches along the way. The story begins with the disappearance of John Musiciante's prized guitar, a legendary rock guitarist. The guitar has historical and sentimental value, with a signature from a rock legend, but it is stolen by a thief.

The investigation to find the missing guitar is carried out by two characters, Brianna and Bottomwise. They travel to various places and countries to trace the guitar's path.

As the guitar travels through different hands and experiences, it encounters various characters with different backgrounds. From Ameru, who got the guitar from her sister, to Alma, a talented but impoverished young girl, and even Sadman, who aspires to lead an orchestra despite not being musically talented. The guitar endures mistreatment, abandonment, and even being sold for cheap, despite its legendary status.)


BOOK INFORMATION

Title                       : Brianna dan Bottomwise 

Author                  : Andrea Hirata 

Publisher              : Bentang Pustaka

Language             : Indonesian 

Length                  : 361 pages

Released               : July 2022

Read                     : August 21-25, 2023

GR Rating            : 4.18

My rating             3.50


BOOK REVIEW

Brianna dan Bottomwise adalah buku yang menceritakan kehidupan beragam karakter melalui perjalanan sebuah gitar vintage. Novel ini mengungkap kisah gitar tersebut, menelusuri jejaknya dari tangan musisi terkenal John Musiciante hingga perjalanannya melintasi benua dan melalui berbagai macam kehidupan. Alat musik ini berfungsi sebagai benang yang mengikat berbagai karakter dan lokasi, yang menerangi berbagai koneksi yang tersembunyi.

Inti dari ceritanya adalah peran gitar sebagai simbol mimpi, aspirasi, dan emosi. Gitar ini adalah lambang di kalangan musisi dan penggemar musik, yang melampaui batas-batas dan latar belakang budaya. Instrumen ini menjadi kekuatan pemersatu yang menjembatani kesenjangan antar karakter dari berbagai lapisan masyarakat, dan menyatukan mereka di bawah kecintaan yang sama terhadap musik.

Saat gitar berpindah tangan, arti penting gitar ini menciptakan banyak sekali makna, yang mengungkapkan dampak mendalam yang dapat ditimbulkan oleh sebuah benda terhadap seseorang. Bagi sebagian orang, gitar ini memicu inspirasi, memupuk bakat mereka, dan mendorong mereka meraih ambisi mereka. Namun, bagi yang lain, gitar ini membawa kemalangan dan kutukan. Dualitas penafsiran ini menggarisbawahi bagaimana perspektif masyarakat diwarnai oleh pengalaman pribadi dan keyakinan yang dipegang teguh.

Gitar ini juga berfungsi sebagai penghubung, yang menghubungkan karakter-karakter yang tampaknya berbeda dan menggambarkan kisah mereka ke dalam jaringan yang rumit. Melalui interaksi mereka dengan instrumen ini, mereka secara tidak sengaja mempengaruhi kehidupan satu sama lain, yang mencerminkan kebenaran yang lebih luas bahwa perjalanan kita saling berhubungan dengan cara yang mungkin tidak mudah kita pahami.

Brianna dan Bottomwise juga memberikan komentar yang menggugah pikiran tentang tema-tema seperti kemiskinan, hak istimewa, impian, dan pengaruh kuat musik. Buku ini menjelajahi spektrum kesenjangan sosio-ekonomi, yang menggambarkan tokoh-tokoh yang berjuang untuk impian mereka dalam menghadapi keadaan yang ada. Novel ini menggarisbawahi kekuatan transformatif musik, bagaimana musik memberikan kegembiraan dalam kehidupan, dan menjembatani kesenjangan antar kelompok masyarakat.

(Brianna dan Bottomwise is a book that weaves together the lives of diverse characters through the journey of a vintage guitar. The novel unravels the story of the guitar, tracing its path from the hands of the renowned musician John Musiciante to its travels across continents and through various lives. This musical instrument serves as a thread that binds multiple characters and locations, illuminating the connections that might otherwise remain hidden.

Central to the narrative is the guitar's role as a symbol of dreams, aspirations, and raw emotions. It resonates as a shared emblem among musicians and music enthusiasts, transcending cultural boundaries and backgrounds. The instrument becomes a unifying force that bridges the gaps between characters from varied walks of life, uniting them under the common ardor for music.

As the guitar changes hands, its significance takes on myriad meanings, revealing the profound impact objects can have on individuals. For some, it sparks inspiration, nurturing their talents and propelling them towards their ambitions. Yet, for others, it carries an air of misfortune and perceived curses. This duality of interpretation underlines how people's perspectives are colored by their personal experiences and deeply held beliefs.

The guitar serves as a connector, linking seemingly disparate characters and drawing their stories into an intricate web. Through their interactions with the instrument, they inadvertently influence one another's lives, echoing the broader truth that our journeys are interconnected in ways we may not readily perceive.

Brianna dan Bottomwise also offers a thought-provoking commentary on themes such as poverty, privilege, dreams, and the potent influence of music. It deftly navigates the spectrum of socioeconomic disparities, portraying characters who grapple with their aspirations in the face of their circumstances. The novel underscores the transformative power of music, how it uplifts lives, and bridges the gaps between societal divisions.)


WHAT I LOVE

■Karakter yang beragam: Brianna dan Bottomwise memperkenalkan kita pada perpaduan karakter yang penuh warna, masing-masing dengan cerita dan latar belakang berbeda. Kita bakal bertemu musisi, detektif, pencuri, dan orang-orang yang menghadapi kesulitan. Keberagaman karakter ini memungkinkan pembaca untuk terhubung dengan berbagai pengalaman yang berbeda dan merasakan empati terhadap perjalanan mereka.

■Penggunaan ironi dan sindiran: Penggunaan ironi dan sindiran menambah lapisan kedalaman narasi, yang mengajak pembaca berpikir dan merenung sambil tetap menikmati petualangan di dalamnya. Perpaduan humor dan makna yang lebih dalam menarik pembaca dari berbagai kalangan, dan menjadikan cerita ini menghibur dan menggugah pikiran.

■Pertanyaan tentang perampasan budaya: Kisah pencurian gitar legendaris dan perjalanannya menimbulkan pertanyaan penting tentang perampasan budaya. Makna gitar berubah ketika jatuh ke tangan orang yang tidak memahami atau menghormati sejarahnya. Hal ini mencerminkan permasalahan yang lebih besar mengenai budaya yang diperlakukan sebagai komoditas. Hal ini juga mendorong pembaca untuk mempertimbangkan bagaimana signifikansi budaya dapat hilang atau disalahpahami jika hal tersebut diambil di luar konteks aslinya.

■Kepercayaan dan takhayul budaya setempat: Salah satu bagian cerita yang menarik adalah ketika Sadman dan teman-temannya percaya bahwa gitar membawa kesialan bagi mereka. Mereka meminta bantuan praktisi paranormal, atau dukun. Hal ini mencerminkan aspek penting dari kepercayaan budaya lokal dan takhayul. Tindakan ini menunjukkan bagaimana orang dapat mencari penjelasan atau solusi terhadap tantangan yang dihadapi melalui cara spiritual atau supernatural. Buku ini memberikan pembaca gambaran sekilas tentang konteks budaya Indonesia dan berbagai cara masyarakat dalam mengatasi kesulitan.

■Efek transformatif gitar: Kehadiran gitar memicu transformasi dalam kehidupan beberapa karakter. Gitar ini menghidupkan kembali semangat John Musiciante dan menginspirasi orang lain seperti Alma dan Ameru untuk mengejar bakat musik mereka. Di sisi lain, Sadman dan kawan-kawan awalnya menganggap gitar ini sebagai sumber kesialan. Hal ini menyoroti bagaimana sebuah benda dapat mempengaruhi dan membentuk jalan hidup seseorang, yang mengingatkan kita bahwa hal-hal di sekitar kita dapat memiliki dampak yang kuat terhadap pilihan dan pandangan kita terhadap kehidupan.

(■Diverse cast of characters: Brianna dan Bottomwise introduces us to a colorful mix of characters, each with their own special stories and backgrounds. We meet musicians, detectives, thieves, and people facing hardships. This diverse range of characters allows readers to connect with different experiences and feel empathy for their journeys.

■Use of irony and satire: The use of irony and satire add layers of depth to the narrative, inviting readers to think and reflect while still enjoying the adventure. The mix of humor and deeper meanings appeals to a wide range of readers, making the story both entertaining and thought-provoking.

■Questions of cultural appropriation: The story of the vintage guitar's theft and its journey raises important questions about cultural appropriation. The guitar's meaning changes when it falls into the hands of people who don't understand or respect its history. This mirrors a larger issue of cultures being treated as commodities. It encourages readers to consider how cultural significance can be lost or misunderstood when it's taken out of its original context.

■Local cultural beliefs and superstitions: One intriguing part of the story is when Sadman and his friends believe the guitar brings them bad luck. They turn to a paranormal practitioner, or "dukun," for help. This reflects a significant aspect of local cultural beliefs and superstitions. This action shows how people might seek explanations or solutions to challenges through spiritual or supernatural means. It provides readers with a glimpse into the cultural context of Indonesia and the different ways people cope with difficulties.

■Transformative effect of the guitar: The presence of the guitar sparks transformations in several characters' lives. It revives the spirit of John Musiciante and inspires others like Alma and Ameru to pursue their musical talents. On the other hand, Sadman and his friends initially see the guitar as a source of bad luck. This highlights how objects can influence and shape individuals' paths, reminding us that the things around us can have a powerful impact on our choices and outlook on life.)


THE DRAWBACKS

■Ketidakcocokan judul: Judul Brianna dan Bottomwise menimbulkan ekspektasi bahwa karakter-karakter ini akan memainkan peran yang lebih sentral dalam cerita. Namun, fokus buku ini ternyata lebih condong pada perjalanan gitar vintage dan cara berbeda dalam memperlakukan gitar tersebut oleh berbagai orang. Ketidaksesuaian antara judul dan isi buku dapat menjadi kelemahan bagi pembaca yang mengantisipasi peran yang lebih dominan dari tokoh-tokoh yang disebutkan dalam judul. Mungkin judul yang lebih mencerminkan perjalanan gitar dan dampaknya bisa memberikan representasi cerita yang lebih akurat.

■Kurang plot kisah detektif: Dengan judul yang menggunakan dua nama karakter detektif, pembaca punya ekspektasi akan kisah detektif yang lebih detail dan mendebarkan dari Brianna dan Bottomwise. Masih ada ruang untuk eksplorasi lebih lanjut mengenai teknik investigasi mereka, strategi cerdas yang mereka gunakan untuk melacak keberadaan gitar, dan kejutan yang datang dari plot kisah detektif. Pembaca yang menyukai liku-liku, dan pengungkapan yang biasa ditemukan dalam buku detektif merasa bahwa novel ini seharusnya menggali lebih dalam aspek detektifnya, sehingga menambah keseruan dan kompleksitas kisahnya.

(■Title mismatch: The title Brianna dan Bottomwise creates an expectation that these characters will play a more central role in the story. However, the book's focus leans heavily towards the journey of the vintage guitar and the different ways it's treated by various people. This mismatch between the title and the book's content can be a drawback for readers who anticipate a more dominant role for the characters named in the title. Perhaps a title that better reflects the guitar's journey and its impact could provide a more accurate representation of the story.

■Less detective plot: As it uses detectives' names on the title, reader expected more detailed and thrilling detective work from Brianna and Bottomwise. There's room for more exploration of their investigation techniques, the clever strategies they use to track the guitar's whereabouts, and the surprises that come with detective plots. Readers who enjoy the twists, turns, and revelations commonly found in detective books might feel that the novel could have delved deeper into the detective aspect, adding more excitement and complexity to the narrative.)


CONCLUSION

Brianna dan Bottomwise muncul sebagai eksplorasi hubungan rumit yang dapat dibentuk oleh musik dan benda di antara berbagai karakter. Kisah novel ini menggali perjalanan sebuah gitar vintage, yang menyatukan kehidupan individu-individu yang jalannya terpisah. Peran gitar sebagai simbol mimpi dan emosi, menyatukan musisi dan penggemar lintas budaya. Meskipun novel ini unggul dalam menggambarkan tema-tema ini, terdapat beberapa kelemahan, termasuk ketidaksesuaian karakter utama dan keinginan akan eksplorasi elemen detektif yang lebih rumit. Meski begitu, pesan dalam buku ini terasa kuat dalam menangkap interaksi antara kemiskinan, hak istimewa, dan kekuatan transformatif musik dalam membentuk kehidupan.

(Brianna dan Bottomwise emerges as an exploration of the intricate connections that music and objects can foster among a diverse cast of characters. The novel's narration delves into the journey of a vintage guitar, threading together the lives of individuals whose paths might otherwise remain separate. The guitar's role as a symbol of dreams and emotions resonates deeply, uniting musicians and enthusiasts alike across cultural divides. While the novel excels in portraying these resonant themes, there are some drawbacks, including the mismatched prominence of titular characters and a longing for more intricate detective elements. Nonetheless, the book's poignant message captures the ever-present interplay of poverty, privilege, and the transformative power of music in shaping lives.)

0 Comments

don't use this comment form, use the embedded disqus comment section. No spam!

Note: only a member of this blog may post a comment.