Nevermoor: The Trials of Morrigan Crow by Jessica Townsend | Book Review


"She had imagined, a hundred times over, how it would feel to be liked instead of feared. To see people smile instead of flinch when she walked into a room. It was one of her favorite daydreams."


Nevermoor is about Morrigan Crow, a kid who's got some seriously bad luck. Born on the unluckiest day ever, everyone thinks she's cursed and doomed to die at 12 years old. But instead of kicking the bucket, she gets saved by this guy named Jupiter North and taken to a place called Nevermoor. Turns out, she might have a shot at joining this group called the Wundrous Society, but only if she can pass a bunch of unique trials.

(Nevermoor berkisah tentang Morrigan Crow, seorang anak yang mengalami nasib buruk. Lahir pada hari paling sial, semua orang mengira dia dikutuk dan ditakdirkan mati pada usia 12 tahun. Tapi di hari kematiannya, dia malah diselamatkan oleh pria bernama Jupiter North dan dibawa ke sebuah tempat bernama Nevermoor. Ternyata, dia punya kesempatan untuk bergabung dengan sebuah kelompok bernama Wundrous Society, tapi hanya jika dia bisa melewati serangkaian ujian unik.)


BOOK REVIEW

Nevermoor by Jessica Townsend tells the story of Morrigan, a girl grappling with being cursed and searching for her place in the world. In her hometown, Jackalfax, being cursed makes her life tough, but Morrigan's journey shows how believing in yourself can help you overcome any obstacle.

The book sheds light on discrimination and shows how Morrigan's journey sparks positive change. Through her struggles, readers learn about standing up against unfair treatment and making the world a better place. Morrigan's resilience inspires us to fight against prejudice and work towards a more inclusive society.

Morrigan's quest to fit in resonates with everyone's desire to find acceptance. Her journey teaches us the importance of belonging and being valued for who we are. It's a reminder of how finding our place in the world can bring fulfillment and happiness.

Morrigan's bravery shines as she faces her fears and challenges societal norms. Her journey teaches us that confronting difficulties head-on can lead to growth and amazing experiences. Morrigan's courage inspires us to tackle our own challenges with determination and authenticity.

Nevermoor sparks our imagination and encourages us to explore new possibilities. Morrigan's adventures show us the magic of letting our creativity roam free. The book's enchanting world invites us to dream big and imagine endless possibilities beyond the pages.

Beneath the magic, Nevermoor shares important messages about kindness, empathy, and helping others. Morrigan's friendships demonstrate the power of compassion in building meaningful connections. It reminds us that kindness can make a huge difference in our lives and the lives of others.

The friendships in Nevermoor, especially Morrigan's bond with Hawthorne, teach us valuable lessons about companionship. They show us the importance of accepting each other's differences, finding humor in tough times, and supporting each other through challenges. Morrigan and Hawthorne's friendship is a reminder that having each other's backs creates strong and supportive bonds.

The book challenges the idea that destiny is set in stone. Nevermoor suggests that we have the power to shape our own futures. Morrigan's journey inspires us to take control of our lives and define our own destinies, no matter what obstacles we face.

Morrigan's story empowers young readers by showing them that courage, friendship, and self-belief can lead to success. It encourages resilience and a positive outlook on life, offering valuable lessons on navigating the ups and downs of growing up. Morrigan becomes a role model, encouraging readers to believe in themselves and strive for a bright future.

(Nevermoor oleh Jessica Townsend menceritakan kisah Morrigan, seorang gadis yang berjuang dengan kutukan dan mencari tempatnya di dunia. Di kampung halamannya, Jackalfax, menjadi sosok yang dikutuk membuat hidupnya sulit, namun perjalanan Morrigan menunjukkan bagaimana percaya pada diri sendiri dapat membantu kita mengatasi rintangan apa pun.

Buku ini menunjukkan diskriminasi dan menunjukkan bagaimana perjalanan Morrigan memicu perubahan positif. Melalui perjuangannya, pembaca belajar tentang melawan perlakuan tidak adil dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Ketahanan Morrigan menginspirasi kita untuk melawan prasangka dan berupaya menuju masyarakat yang lebih inklusif.

Upaya Morrigan untuk menyesuaikan diri sejalan dengan keinginan semua orang untuk mendapatkan penerimaan. Perjalanannya mengajarkan kita pentingnya memiliki dan dihargai apa adanya. Ini adalah pengingat bagaimana menemukan tempat kita di dunia dapat mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Keberanian Morrigan terpancar saat dia menghadapi ketakutannya dan menantang norma-norma masyarakat. Perjalanannya mengajarkan kita bahwa menghadapi kesulitan secara langsung dapat membawa kita pada pertumbuhan dan pengalaman yang luar biasa. Keberanian Morrigan menginspirasi kita untuk mengatasi tantangan kita sendiri dengan tekad dan ketulusan.

Nevermoor memicu imajinasi kita dan mendorong kita untuk mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru. Petualangan Morrigan menunjukkan kepada kita bahwa keajaiban membuat kreativitas kita bebas. Dunia dalam buku yang mempesona mengundang kita untuk bermimpi besar dan membayangkan kemungkinan tak terbatas di luar sana.

Di balik keajaibannya, Nevermoor berbagi pesan penting tentang kebaikan, empati, dan membantu orang lain. Persahabatan Morrigan menunjukkan kekuatan kasih sayang dalam membangun hubungan yang bermakna. Hal ini mengingatkan kita bahwa kebaikan dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan kita dan kehidupan orang lain.

Persahabatan di Nevermoor, terutama ikatan Morrigan dengan Hawthorne, memberi kita pelajaran berharga tentang persahabatan. Mereka menunjukkan kepada kita pentingnya menerima perbedaan satu sama lain, menemukan humor di masa-masa sulit, dan saling mendukung melalui tantangan. Persahabatan Morrigan dan Hawthorne adalah pengingat bahwa saling mendukung menciptakan ikatan yang kuat dan mendukung.

Buku ini menantang gagasan bahwa takdir sudah ditentukan. Nevermoor menyatakan bahwa kita memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan kita sendiri. Perjalanan Morrigan menginspirasi kita untuk mengendalikan hidup kita dan menentukan nasib kita sendiri, apa pun rintangan yang kita hadapi.

Kisah Morrigan memberdayakan pembaca muda dengan menunjukkan kepada mereka bahwa keberanian, persahabatan, dan kepercayaan diri dapat membawa kesuksesan. Hal ini mendorong ketahanan dan pandangan positif terhadap kehidupan, yang memberikan pelajaran berharga dalam menghadapi naik turunnya masa pertumbuhan. Morrigan menjadi panutan, mendorong pembaca untuk percaya pada diri sendiri dan berjuang untuk masa depan yang cerah.)


THE FAVORITES

■The magical world of Nevermoor is full of charm, with unique places like the Hotel Deucalion and Proudfoot House. Creative names and imaginative landscapes make the reading experience immersive, letting readers escape into a world of wonder and magic.

■Characters like Morrigan, Jupiter North, and Hawthorne stick with readers because they're all unique with their own quirks. Their relationships, especially Morrigan's dynamic with her friends, make the story feel real and deep.

■Morrigan's trials to join the Wundrous Society keep readers on the edge of their seats. These challenges not only show her growth but also keep the story exciting and make readers wonder what will happen next.

■The book's funny moments, like witty dialogues and amusing situations, make it a fun read. The humor makes this book more enjoyable and entertaining.

■Nevermoor teaches important lessons about bravery and believing in yourself. These uplifting messages resonate with readers and show them the value of facing challenges head-on.

■The mysterious villain and unexpected twists in the plot keep readers guessing until the end. These surprises make the story even more exciting and captivating.

■Jessica Townsend's writing brings the magical world of Nevermoor to life with vivid descriptions and engaging prose. Readers can easily visualize the story and feel connected to it.

■Morrigan and Hawthorne's friendship breaks stereotypes by showing that boys and girls can be close friends without romance. This adds a fresh dynamic to the story, highlighting different types of meaningful connections.

■The trials for joining the Wundrous Society are unlike anything else, focusing on creativity and honesty instead of following rules. This challenges traditional testing methods and encourages authenticity and creative thinking.

■Nevermoor explores how one person's actions can affect how others see their whole community. It reminds readers to judge people as individuals, not based on stereotypes or rumors, promoting open-mindedness and empathy.

(■Dunia ajaib Nevermoor penuh daya tarik dengan tempat-tempat unik seperti Hotel Deucalion dan Proudfoot House. Nama-nama kreatif dan lanskap imajinatif membuat pengalaman membaca menjadi mendalam, yang membawa pembaca memasuki dunia yang penuh keajaiban.

■Karakter seperti Morrigan, Jupiter North, dan Hawthorne mudah diingat pembaca karena mereka semua unik dengan keunikannya masing-masing. Hubungan mereka, terutama dinamika Morrigan dengan teman-temannya membuat cerita terasa nyata dan mendalam.

■Ujian Morrigan untuk bergabung dengan Wundrous Society membuat pembaca tetap penasaran. Tantangan-tantangan ini tidak hanya menunjukkan perkembangannya tetapi juga membuat ceritanya tetap menarik dan membuat pembaca bertanya-tanya apa yang akan terjadi selanjutnya.

■Momen lucu dalam buku, seperti dialog dan situasi lucu, menjadikannya bacaan yang menyenangkan. Humornya membuat buku ini lebih menyenangkan dan menghibur.

■Nevermoor mengajarkan pelajaran penting tentang keberanian dan kepercayaan pada diri sendiri. Pesan-pesan yang membangkitkan semangat ini dapat diterima oleh pembaca dan menunjukkan kepada mereka pentingnya menghadapi tantangan secara langsung.

■Karakter villain misterius dan alur cerita yang tak terduga membuat pembaca terus menebak-nebak hingga akhir. Kejutan-kejutan ini membuat cerita semakin seru dan menarik.

■Tulisan Jessica Townsend menghidupkan dunia ajaib Nevermoor dengan deskripsi yang jelas dan prosa yang menarik. Pembaca dapat dengan mudah memvisualisasikan cerita dan merasa terhubung dengannya.

■Persahabatan Morrigan dan Hawthorne mematahkan stereotip dengan menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan bisa menjadi teman dekat tanpa unsur romance. Hal ini menambah dinamika baru pada cerita, yang menyoroti berbagai jenis hubungan bermakna.

■Ujian untuk bergabung dengan Wundrous Society tidak seperti ujian lain pada umumnya, yang berfokus pada kreativitas dan kejujuran daripada mengikuti aturan. Hal ini menantang metode pengujian tradisional dan mendorong originalitas dan pemikiran kreatif.

■Nevermoor mengeksplorasi bagaimana tindakan seseorang dapat memengaruhi cara orang lain memandang komunitasnya secara keseluruhan. Hal ini mengingatkan pembaca untuk menilai orang sebagai individu, bukan berdasarkan stereotip atau rumor, yang mendorong keterbukaan pikiran dan empati.)


CONCLUSION

Nevermoor, written by Jessica Townsend, takes readers on an exciting journey filled with magic, humor, and suspense. The enchanting world of Nevermoor, with its whimsical places like the Hotel Deucalion and the brolly rail, sparks the imagination and offers a fun escape into a world of wonder. The characters, like the brave Morrigan, the quirky Jupiter North, and the lovable Hawthorne, are memorable and have authentic relationships that leave a lasting impression. Morrigan's thrilling trials and unexpected twists, along with a mysterious villain, keep the story exciting and full of surprises. Jessica Townsend's writing paints vivid scenes and brings the magic to life, while also delivering important messages about bravery, self-belief, and the value of friendship. Nevermoor is a fantastical adventure that reminds readers of the power of imagination, the importance of friendship, and the beauty of being true to oneself.

(Nevermoor oleh Jessica Townsend, membawa pembaca pada perjalanan mengasyikkan yang penuh keajaiban, humor, dan ketegangan. Dunia Nevermoor yang mempesona, dengan tempat-tempat unik seperti Hotel Deucalion dan brolly rail, memicu imajinasi dan menawarkan pelarian yang menyenangkan ke dunia yang penuh keajaiban. Karakter-karakternya, seperti Morrigan yang pemberani, Jupiter North yang unik, dan Hawthorne yang menggemaskan, sangat berkesan dan memiliki hubungan autentik yang meninggalkan kesan mendalam. Ujian Morrigan yang mendebarkan dan lika-liku tak terduga, serta villain yang misterius, membuat cerita tetap seru dan penuh kejutan. Tulisan Jessica Townsend melukiskan pemandangan yang hidup dan menghidupkan keajaiban, sekaligus menyampaikan pesan penting tentang keberanian, kepercayaan diri, dan nilai persahabatan. Nevermoor adalah petualangan fantastik yang mengingatkan pembaca akan kekuatan imajinasi, pentingnya persahabatan, dan indahnya kejujuran pada diri sendiri.)

0 Comments

don't use this comment form, use the embedded disqus comment section. No spam!

Note: only a member of this blog may post a comment.