10 Series Terbaik yang Sudah Aku Baca (Menurut Goodreads)

 



Halo halo! Setelah blog post top 10 best standalone sebelumnya, sesuai janji aku bakal share top 10 best series yang sudah aku baca yang ratingnya diurutkan berdasarkan rating Goodreads Daftar series ini terdiri dari novel dan manga yang udah aku baca. So, penasaran apa aja seriesnya? Let’s jump right into it!

 

10. Anne of Green Gables by L. M. Montgomery

Di peringkat kesepuluh di daftar ini adalah Anne of Green Gables yang baru aku baca buku pertamanya aja. Buku ini bercerita mengenai Anne Shirley yang diadopsi oleh Matthew dan saudara perempuannya Marella, yang sebenernya mereka mau mengadopsi cowok untuk membantu di kebon. Tapi karena Anne yang kelakuannya sangat unik dan heboh ini berhasil meyakinkan mereka, Anne pun tinggal di Green Gables dan dimulailah kisah Anne of Green Gables.

Aku gak nyangka buku ini termasuk dalam series dengan banyak banget buku di dalamnya, sekitar 9 buku. Dan aku baru baca buku pertamanya aja, karena yang Anne of Avonlea belum sempet kebeli. Buku pertamanya menghabiskan banyak sticky notes, karena banyak part dengan narasi yang indah dan juga part yang bikin ketawa. Banyak juga kata-kata bahasa Inggris yang asing buat aku tapi aku tetep bisa menikmati membaca buku ini.

 

9. The Broken Earth Trilogy by N. K. Jemisin

Di peringkat kesembilan ada Broken Earth Trilogy oleh NK Jemisin yang buku pertamanya berjudul The Fifth Season. Sejujurnya ini adalah buku fantasi yang unik  karena tokoh utamanya adalah ibu-ibu rumah tangga dengan kemampuan yang unik dengan setting di bumi yang sudah lelah dengan manusia, sehingga musim kehancuran yang disebut fifth season ini gak habis-habis, dan diramalkan bakal berhenti ratusan tahun kemudian.

Di series ini juga banyak makhluk unik dan magic systemnya beda dari yang lain. Sejujurnya waktu awal baca buku pertama, aku sempet sebel karena banyak banget istilah baru yang dimunculkan tanpa penjelasan, jadi harus bolak balik ke halaman glossary buat ngerti ini maksudnya apa sih. Sampai di akhir buku pertama pun aku masih gak ngeh, baru waktu aku baca buku kedua, aku jadi paham ini apa maksudnya, dan baru nyadar betapa kerennya series ini. Telat banget. Tinggal buku ketiga yang belum aku baca, dan aku udah nonton beberapa review booktuber luar yang beragam, ada yang ngasih bintang 5, ada yang disappointed dengan endingnya.

 

8. Kitchen Princess by Natsumi Ando & Miyuki Kobayashi

Di peringkat 8 ada manga kesukaan jaman SMP yaitu Kitchen Princess oleh Natsumi Ando dan Miyuki Kobayashi. Dulu aku bacanya di Nakayoshi, jadi tiap bab harus nunggu edisi selanjutnya buat tahu kelanjutannya. Series ini bercerita mengenai Najika yang jenius dalam memasak, dan dia pengen menemukan seorang cowok yang dulu dia temui, yang hanya meninggalkan sebuah sendok. Sendok inilah yang membawanya ke Seika Academy dimana yang masuk kesana hanya anak-anak dengan talent luar biasa. Semua orang berpikir kalau Najika ini gak punya kemampuan apapun, namun kakak beradik bernama Sora dan Daichi mengetahui bahwa Najika ini jago memasak.

Yang bikin aku suka dengan series ini adalah gimana makanan bisa membawa kebahagiaan dan penyembuhan bagi orang-orang, dan aku suka banget tiap kali Najika muncul dengan ide-ide baru dalam memasak. Terus di bagian akhir manganya ada resep-resep yang bisa dicoba juga dengan ilustrasi yang gemes juga.

 

7. Supernatural Investigation by B. B. Alston

Di peringkat ketujuh ada Supernatural Investigation series, yang buku pertamanya adalah Amari and the Night Brothers yang aku baca bulan Juni. Series ini bercerita tentang Amari yang kehilangan kakak laki-lakinya yang bernama Quinton secara misterius. Kemudian datang surat undangan untuk Amari agar menghadiri summer camp yang ternyata juga dulu diikuti oleh Quinton yang ternyata adalah penyamaran dari Departemen Supernatural untuk menyeleksi anggota baru. Jadi setting dunia ini tuh dibagi dua, ada dunia biasa dan dunia supernatural. Makhluk-makhluk supernatural tinggal di sekitar manusia dengan menyamar demi keselamatan kedua dunia. Dan apapun yang terjadi di dunia supernatural yang melibatkan dunia biasa, akan disamarkan dengan peristiwa lain yang masuk akal bagi manusia oleh Departemen Supernatural ini.

Yang gak aku suka mungkin karena kayak pacingnya mengagetkan, kadang normal, kadang langsung lompat ke sana kemari, kadang kayak lambat. Di bagian awal buku ini ada beberapa part dimana ada paragraf tentang Amari lagi di suatu tempat, kemudian di paragraf selanjutnya Amari udah berpikir berbeda dan ada di tempat lain. Kayak, kapan pindahnya ini anak.

Pengungkapan mengenai apa yang sebenarnya terjadi vs apa yang diberitakan di dunia manusia ini sangat menarik buat aku. Selain itu ada juga persahabatan Amari dengan Elsie teman sekamarnya, dan beberapa karakter lain dari dunia Supernatural. Isu yang diangkat buku ini mengenai rasisme yang ada kedua dunia juga sangat menarik buat aku plus pikiran dan pendapat Amari banyak banget yang bisa relate sama aku.

 

6. The Lord of the Ring by J.R.R. Tolkien

Di peringkat keenam ada series yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua penyuka genre fantasi, yaitu Lord of the Ring. Aku suka banget sama series ini karena detail mengenai pepohonan, rerumputan dan keadaan alam lainnya selalu ada di tiap halaman, terus ada lagu-lagunya juga, yang menurut aku versi terjemahannya juga smart terjemahannya, kayak ini :

"Rumah ada di belakang, dunia di depan

Kita menapaki begitu banyak jalan

Lewat bayang-bayang, sampai ke ujung malam

Dan semua bintang menyala temaram

Maka dunia di belakang dan rumah di depan

Kita kembali ke rumah dan ke peraduan."

Ini dari buku pertamanya, Fellowship of the Ring atau Sembilan Pembawa Cincin. Secara singkat, series ini mengenai sebuah cincin yang kalau jatuh ke tangan musuh, bakal hancur dunia ini, jadi para tokoh utama kita berusaha menghancurkan cincin itu dan bahkan ikut berperang melawan tentara musuh. Tokoh favorit di  series ini adalah Gollum, karena dia licik, xixixi.




 

5. Frean Chronicles by Jordan H. Bartlett

Di rangking kelima ada Frean Chronicles series yang buku pertamanya berjudul Contest of Queens yang aku baca di bulan Juli lalu dan udah aku ceritakan cukup panjang tentang apa sih buku ini di July Wrap-Up sebelumnya. Yang jelas buku ini tuh adalah sebuah keinginan authornya yang sukses menceritakan gimana keadaan dunia ini kalau posisi dan perlakuan gender dibalik, dimana wanita berada di hampir semua bidang kehidupan dan laki-laki semacam dibatasi perannya. Di buku pertama ini gak ada magic yang ditunjukkan, hanya tokoh utama yang menciptakan mesin atau peralatan untuk membantu pekerjaannya dan adanya magical creature yang sangat dihormati. Kalau kamu penasaran, bisa dengerin audiobook atau baca e-booknya di Storytel ya.

 

4. Nevermoor by Jessica Townsend

Selanjutnya ada Nevermoor yang sudah ada versi terjemahan yang diterbitkan oleh Mizan. Nevermoor ini bercerita mengenai Morrigan Crow yang dianggap membawa kesialan, jadi dia selalu bikin surat permintaan maaf atas segala hal buruk yang terjadi ke orang lain. Takdirnya adalah dia bakal meninggal di ulang tahunnya yang kesebelas. Namun ternyata di malam ulang tahunnya, seseorang bernama Jupiter mengatakan kalau dia gak harus mati kalau dia ikut Jupiter ke Nevermoor. Series ini tuh vibesnya magical dan whimsical banget, banyak yang bilang kayak vibesnya Harry Potter juga, tapi aku lebih suka setting yang dipakai di Nevermoor karena ada hotelnya. Nah Morrigan ini tinggal di hotel milik Jupiter yang disebut Hotel Deucalion yang merupakan hotel ajaib dengan cozy vibes. Everything magical with magical hotel and magical creatures is chef kiss. Karakter favorit tentu saja Fenestra yang kayak grumpy tapi ya begitulah, baca aja bukunya biar tahu gimana kelakuan Fenestra di series ini.

 

3. Hunter X Hunter by Yoshihiro Togashi

Series selanjutnya adalah manga lagi yaitu Hunter X Hunter. Hayo siapa yang dulu suka nonton animenya di TV? Series ini bercerita mengenai Gon yang ingin menjadi seorang hunter untuk mencari bapaknya. Profesi hunter di series ini adalah profesi yang membutuhkan lisensi, sehingga orang-orang yang ingin jadi hunter harus ikut ujian hunter. Kalau penasaran, apa sih yang diburu para hunter. Macam-macam, mulai dari hewan-hewan langka, benda-benda antik, hingga pelaku kejahatan. Jadi, bisa dibayangkan ujiannya gak bakal kayak ujian nasional ya gais, gak pakai LJK. Sejujurnya meski udah nonton animenya sampe arc terakhir di netflix, aku baru baca volume pertama manga ini, karena kebetulan bisa minjem. Aku suka banget series ini karena setting dan sistemnya menarik. Banyak karakter-karakter unik yang muncul dan juga banyak istilah baru yang diperkenalkan disini. Yang paling aku suka tentu saja persahabatan Gon, Killua, Kurapika dan Leorio. Dan sudah bisa ditebak, karakter favoritku disini adalah Killua. Kenapa yaa, mungkin alasannya perlu dibikinkan 1 video judulnya 100 Reasons Why I Love Killua kali ya. So, ada yang karakter favoritnya juga Killua?

 

2. Keeper of the Lost Cities by Shannon Messenger

Series selanjutnya adalah tidak lain tidak bukan Keeper of the Lost Cities oleh Shannon Messenger. Series ini bercerita mengenai Sophie Foster yang merasa terasing karena dia bisa mendengarkan pikiran orang lain. Selain bisa mendengarkan pikiran orang lain, Sophie ini juga jenius, hingga dia semacem akselerasi gitu kelasnya, yang membuat dia ga punya temen karena temen temen sekelasnya beda jauh umurnya. Suatu hari dateng seorang cowok ganteng dengan senyum kayak bintang pilem, namanya Fitz, yang bilang kalau Sophie adalah elf, bukan manusia. Tentu aja Sophie jadi bertanya-tanya dong, kok bisa dia sendiri yang elf padahal orang tua dan adiknya adalah manusia.

Series ini tuh cepet banget, di buku pertama udah banyak misteri dan masalah yang muncul, sehingga aku selalu nulis apa aja yang aku dapet dari bukunya di reading journal aku biar gak kelupaan. Yang aku suka tentu aja gimana dunia elf digambarkan, gimana elf hidup dan gimana mbah Tolkien disebut juga di series ini, terus ada kayak inner jokes di pikiran Sophie yang related to Lord of the Rings. Terus banyak banget karakter yang bermunculan, dan gimana mereka berinteraksi dengan Sophie juga asik dan beberapa bikin ketawa. Karakter terfavorit aku di series ini adalah Keefe, karena sepanjang series ini dia ini yang paling banyak bikin ketawa. Bukunya sekarang udah sampe buku 8,5, dan buku kesembilannya bakal dirilis akhir tahun ini yang covernya cakep banget. Jadi gak sabar buat baca buku kesembilan ini. Nah ada yang suka series ini juga? kasih tau karakter favorit kamu juga yaa.

 

1. Cardcaptor Sakura by CLAMP

Dan di peringkat pertama ada series kesayangan masa kecil yaitu Cardcaptor Sakura oleh CLAMP. Dulu animenya sempet tayang di TV dan aku suka banget, terus pas aku tahu ada manganya juga jadi auto pinjem di perpustakaan sekolah. Kalau dipikir pikir perpustakaan sekolah aku dulu keren juga ada manga Cardcaptor Sakuranya. Manga ini bercerita mengenai seorang anak SD bernama Kinomoto Sakura yang suatu hari waktu bersih-bersih rumah, nemu sebuah buku ajaib yang merupakan buku milik penyihir bernama Clow yang digunakan untuk menyimpan kartu-kartu yang punya kekuatan sihir yang hebat, dimana kalau mereka lepas, bakal terjadi kekacauan. Tentu aja kartu-kartunya kabur waktu bukunya dibuka oleh Sakura, dan makhluk penjaga kartu yang bernama Kero marah-marah dan menyuruh Sakura untuk mengumpulkan kembali kartu-kartu yang kabur itu, sehingga sejak saat itu sakura menjadi seorang Cardcaptor. Yang bikin aku suka banget sama series ini selain kartu-kartu yang ilustrasinya cantik-cantik, juga menurut aku ini series dengan kostum paling gemes di eranya. Terus karakter-karakter di dalamnya juga gemes dan begitu yang namanya Li Shaoran muncul, aku yang masih SD waktu tau ada series ini jadi berbunga-bunga. Halah. Karakter macam Killua dan Shaoran ini yang bikin aku di masa lalu berpikir bahwa cowok cowok 2D adalah cowok terganteng di alam semesta, hahaha. Jadi, ada yang suka sama series ini?

 

Jadi series mana nih yang menarik menurut kalian? Kasih tau di kolom komentar ya.

 

 

0 Comments

Please comment using Google Account or URL blog, so that I could visit your blog next time