Join lailiving Newsletter



5 Hal yang Bisa Dibersihkan Menjelang Lebaran

June 04, 2019




Menjelang lebaran atau Idul Fitri, biasanya kita tidak hanya ingin tampil sebagai pribadi yang baru dengan mengenakan make-up dan/atau pakaian yang berbeda dari biasanya. Bisa dengan membeli item baru atau memodifikasi pakaian yang sudah lama kita miliki. Hal lain yang bisa memberikan kesan ‘baru’ adalah dengan membersihkan. Seperti di tempat kerja saya, kami biasanya bersih-bersih secara detail dan menyeluruh hanya waktu menjelang libur Idul Fitri, hihi. Jadi kebayang kan berapa banyak debu yang tersembunyi di balik lemari atau noda yang menempel di mesin-mesin besar yang sudah menumpuk selama setahun. Namun sebenarnya tidak hanya bangunan seperti rumah dan kantor yang bisa kita bersihkan lho.

1. Rumah

Rumah menjadi fokus saat kita melakukan kegiatan bersih-bersih menjelang lebaran, karena rumah adalah tempat kita tinggal dan juga menyambut tamu yang akan berkunjung. Bersih-bersih rumah bisa dimulai dengan tiap anggota keluarga membersihkan kamar atau ruangan masing-masing, mengumpulkan barang-barang yang perlu dibuang dan juga mungkin menata ulang perabot agar rumah terlihat berbeda dan lebih segar. Kegiatan bersih-bersih rumah biasanya juga diikuti dengan kegiatan mengecat ulang rumah, mengganti gorden dan taplak meja, menambahkan item baru seperti tanaman, dan juga menata toples-toples kue kering.

2. Kantor

Biasanya di tempat kerja saya, wajib bersih-bersih sebelum liburan Idul Fitri. Tiap orang punya kewajiban membersihkan areanya sendiri, mengumpulkan barang-barang yang mungkin bisa dikirim ke tempat daur ulang, dan juga memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Setelah proses bersih-bersih selesai, perabot bakal dibungkus semuanya, mulai dari etalase, meja, komputer, printer dan mesin lainnya, agar saat masuk nanti debu yang menempel tidak terlalu parah.

3. Perangkat

Perangkat seperti handphone dan komputer atau laptop juga perlu dibersihkan lho. Saya merasa terutama sebulan ini, handphone dan laptop saya sudah mulai berantakan isinya. Seperti kata mbak Marie Kondo bahwa semua item harus punya rumah, atau buang saja. Maka kali ini saya mulai mengelompokkan file-file ke dalam folder-folder sebagai rumahnya, dan menghapus file yang dobel atau sudah tidak dipakai lagi. Biasanya saya ikuti dengan kegiatan meng-uninstal aplikasi yang sudah tidak lagi saya gunakan dan juga membersihkan inbox yang biasanya isinya terlalu random mulai dari banyak promo provider hingga pemberitahuan perpanjangan layanan atau langganan tertentu.

4. Akun

Akun terutama media sosial juga perlu saya bersihkan, terutama jika kita selama ini sudah memfollow akun-akun yang menyebarkan hal-hal negatif. Maka saatnya kita mengunfollow semua akun tersebut agar timeline kita kinclong. Selain akun media sosial, saya biasanya mengecek email, dimana saya biasanya subscribe ke website tertentu. Saya akan unsubscribe jika saya sudah beberapa kali melewatkan untuk tidak membaca newsletter mereka, sehingga inbox email saya lebih bersih.
Bersih-bersih akun juga biasanya diikuti dengan mengupdate informasi atau profil akun seperti website, foto profil atau bio. Untuk email, biasanya akan ada permintaan konfirmasi nomor telepon yang baru jika nomor yang lama sudah tidak digunakan.

5. Diri sendiri

Selain mandi dan keramas, bersih-bersih diri sendiri juga mencakup hal-hal tidak terlihat atau yang ada dalam diri kita. Bersih-bersih hati dan pikiran mungkin terdengar lebih mudah daripada prakteknya, namun intinya kita perlu merelakan hal-hal negatif dalam diri kita terutama negative self-talk untuk pergi dari kehidupan kita. Tidak bisa langsung sih, perlu waktu dan kebiasaan baru untuk meninggalkan sebuah kebiasaan lama. Namun semua itu bisa dimulai sejak sekarang, dimulai dari berhenti berpikir hal-hal negatif, mengatakan hal-hal negatif kepada diri sendiri yang mungkin membuat kita mundur dan tidak mau melakukan aksi untuk mewujudkan tujuan dan keinginan kita. Orang-orang di sekitar kita mungkin juga berkontribusi dalam hal-hal negatif yang kita pikirkan, menjadikan kegiatan bersih-bersih ini jadi sulit untuk dilakukan. Namun bukan berarti tidak mungkin. Dalam kasus saya, saya harus ‘jahat’ yaitu dengan tidak peduli.
Misalnya saya, ingin mencoba menjadi blogger, namun ada yang bilang : buat apa nulis-nulis blog, buang-buang waktu, gak dapat uang. Sementara orang yang mengatakan hal tersebut bukan blogger dan tidak tahu apa-apa soal blog, saatnya kita pencet tombol ignore terhadap kata-kata tersebut. Mungkin agak susah melakukannya karena kondisi dan karakter setiap orang bakal berbeda-beda, yang agak susah kalau orang-orang terdekat saya yang mengatakannya. Pokoknya kita harus pintar-pintar menyaring mana yang hanya kekhawatiran tak beralasan, dan mana yang benar-benar berdasarkan pengalaman atau merupakan fakta yang baru bagi kita.

Nah itu tadi kelima hal yang bisa kita bersihkan dalam menyambut Idul Fitri setiap tahun, tidak hanya tahun ini. Jadi, punya hal lain yang biasa kalian bersihkan atau punya kebiasaan seru saat bersih-bersih? Share di kolom komentar ya.


Title picture edited by lailiving, background photo by Daiga Ellaby

You Might Also Like

0 comments

Please comment using Google Account or URL blog, so that I could visit your blog next time

About lailiving

lailiving is a place for sharing knowledge, inspiration and beauty of life, focused on self-love and self-development. Brought to you by love.
For more inspiration and beautiful stuffs, do follow or hit subscribe for this blog.

Community

Blogger Perempuan